Tampilkan postingan dengan label iman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iman. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Desember 2008

Khuthbah Haji Wada'


خطبة النبي صلى الله عليه وسلم في حجّة الوداع
الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره, ونتوب اليه,
ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا.
من يهد الله فلا مضل له, ومن يضلل فلا هادي له.
وأشهد أن لا اله الا الله وحده لا شريك له,
وأشهد أن محمدا عبده ورسوله.
أوصيكم عباد الله بتقوى الله, وأحثكم على طاعته, وأستفتح بالذي هو خير. أما بعد,
أيها الناس, اسمعوا مني أبيّن لكم, فاني لا أدري لعلي لا ألقاكم بعد عامي هذا في موقفي هذا.
أيها الناس, ان دماءكم وأموالكم حرام عليكم الى أن تلقوا ربكم
كحرمة يومكم هذا في شهركم هذا في بلدكم هذا, ألا هل بلّغت؟ اللهم فاشهد.
فمن كانت عنده أمانة فليؤدها الى من ائتمنه عليها.
ان ربا الجاهلية موضوع, وان أوّل ربا أبدأ به ربا عمّي العباس بن عبد المطّلب,
وان دماء الجاهلية موضوعة, وأول دم أبدأ به دم عامر بن ربيعة بن الحارث,
وان مآثر الجاهلية موضوعة غير السّدانة والسّقاية,
والعمد قود, وشبه العمد ما قتل بالعصا والحجر, وفيه مائة بعير.
فمن زاد؛ فهو من أهل الجاهلية.
أيها الناس, ان الشيطان قد يئس أن يعبد في أرضكم هذه,
ولكنّه قد رضي أن يطاع فيما سوى ذلك مما تحقّرون من أعمالكم.
أيها الناس, ان النسيء زيادة في الكفر, يضل به الذين كفروا,
يحلّونه عاما, ويحرّمونه عاما ليواطئوا عدّة ما حرّم الله,
وان الزمان قد استدار كهيئة يوم خلق الله السموات والأرض,
منها أربعة حرم: ثلاث متواليات وواحد فرد:
ذو القعدة وذو الحجة ومحرّم ورجب الذي بين جمادى وشعبان,
ألا هل بلّغت؟ اللهم فاشهد .
أيها الناس: ان لنسائكم عليكم حقا, ولكن عليهنّ حق ألا يوطئن فرشكم غيركم,
ولا يدخلن أحدا تكرهونه بيتكم الا باذنكم,
ولا يأتين بفاحشة؛ فان فعلن, فان الله قد أذن لكم أن تعضلوهن,
وتهجروهن في المضاجع وتضربوهن ضربا غير مبرح,
فان انتهين وأطعنكم, فعليكم رزقهن وكسوتهن بالمعروف.
وانما النساء عندكم عوان, ولا يملكنّ لأنفسهن شيئا,
أخذتموهن بأمانة الله, واستحللتم فروجهن بكلمة الله.
فاتقوا الله في النساء, واستوصوا بهن خيرا,
ألا هل بلّغت؟ اللهم فاشهد.
أيها الناس, انما المؤمنون اخوة, ولا يحل لامرئ مال أخيه الا عن طيب نفس منه,
ألا هل بلّغت؟ اللهم اشهد.
أيّها الناس, ان ربكم واحد, كلكم لآدم وآدم من تراب, أكرمكم عند الله أتقاكم.
ليس لعربي فضل على عجمي الا بالتقوى.
ألا هل بلّغت؟ اللهم فاشهد.
فليبلّغ الشاهد منكم الغائب.
أيها الناس, ان الله قد قسم لكل وارث نصيبه من الميراث,
ولا تجوز لوارث وصيّة, ولا تجوز وصيّة في أكثر من الثلث,
والولد للفراش وللعاهر الحجز.
من ادّعى الى غير أبيه أو تولّى غير مواليه؛ فعليه لعنة الله والملائكة والناس أجمعين,
لا يقبل منه صرف ولا عدل.
والسلام عليكم ورحمة الله.






Hari itu Hari Tarwiyah 10 H. Saat itu Rasulullah Saw. pergi ke Mina dan melaksanakan shalat zuhur, asar, magrib, isya, dan subuh di sana. Seusai menanti beberapa seat hingga matahari terbit, beliau lantas melanjutkan perjalanan hingga tiba di Arafah. Tenda-tenda waktu itu telah didirikan di sana. Beliau pun masuk tenda yang disiapkan bagi beliau. Setelah matahari tergelincir, Rasulullah Saw. meminta agar Al-Qashwa', unta beliau, didatangkan. Beliau kemudian menungganginya hingga tiba di tengah Padang Arafah. Di sana telah berkumpul sekitar 124.000 atau 144.000 kaum Muslim. Beliau kemudian berdiri di hadapan mereka menyampaikan khutbah haji terakhir beliau yang lebih dikenal dengan sebutan haji wada':Wahai manusia! Dengarkanlah nasihatku baik-baik, karena barangkali aku tidak dapat lagi bertemu muka dengan kamu semua di tempat ini. Tahukah kamu semua, hari apakah ini? (Beliau menjawab sendiri) Inilah Hari Nahr, hari kurban yang suci.Tahukah kamu bulan apakah ini? Inilah bulan suci. Tahukah kalian tempat apakah ini? Inilah kota yang suci. Karena itu, aku permaklumkan kepada kalian semua bahwa darah dan nyawa kalian, harts bends kalian dan kehormatan yang satu terhadap yang lainnya haram atas kalian sampai kalian bertemu dengan Tuhanmu kelak. Semua harus kalian sucikan sebagaimana sucinya hari ini, sebagaimana sucinya bulan ini, dan sebagaimana sucinya kota ini. Hendaklah berita ini disampaikan kepada orang-orang yang tidak hadir di tempat ini oleh kamu sekalian! Bukankah aku telah menyampaikan? Ya Allah, saksikanlah!Hari ini hendaklah dihapuskan segala macam bentuk riba. Barang siapa yang memegang amanah di tangannya, maka hendaklah is bayarkan kepada yang empunya. Dan, sesungguhnya riba jahiliah adalah batil. Dan awal riba yang pertama sekali kuberantas adalah riba yang dilakukan pamanku sendiri, Al-'Abbas bin'Abdul-Muththalib. Hari ini haruslah dihapuskan semua bentuk pembalasan dendam pembunuhan jahiliah, dan penuntutan darah cara jahiliah. Yang pertama kali kuhapuskan adalah tuntutan darah 'Amir bin Al-Harits. Wahai manusia! Hari ini setan telah putus asa untuk dapat disembah pada bumimu yang suci ini. Tetapi, ia bangga jika kamu dapat menaatinya walau dalam perkara yang kelihatannya kecil sekalipun. Karena itu, waspadalah kalian atasnya! Wahai manusia! Sesungguhnya zaman itu beredar sejakAllah menjadikan langit dan bumi. Wahai manusia! Sesungguhnya bagi kaum wanita (istri kalian) itu ada hak-hakyang harus kalian penuhi, dan bagi kalian juga ada hak-hak yang harus dipenuhi istri itu. Yaitu, mereka tidak boleh sekali-kali membawa orang lain ke tempat tidur selain kalian sendiri, dan mereka tak boleh membawa orang lain yang tidak kalian sukai ke rumah kalian, kecuali setelah mendapat izin dari kalian terlebih dahulu. Karena itu, sekiranya kaum wanita itu melanggar ketentuan-ketentuan demikian, sesungguhnya Allah telah mengizinkan kalian untuk meninggalkan mereka, dan kalian boleh melecut ringan terhadap diri mereka yang berdosa itu.Tetapi,jika mereka berhenti dan tunduk kepada kalian, menjadi kewajiban kalianlah untuk memberi nafkah dan pakaian mereka dengan sebaik-baiknya. Ingatlah, kaum hawa adalah makhluk yang lemah di samping kalian. Mereka tidak berkuasa. Kalian telah membawa mereka dengan suatu amanah dari Tuhan dan kalian telah halalkan kehormatan mereka dengan kalimat Allah. Karena itu, bertakwalah kepada Allah tentang urusan wanita dan terimalah wasiat ini untuk bergaul baik dengan mereka. Wahai umatku! Bukankah aku telah menyampaikan? Ya Allah, saksikanlah!Wahai manusia! Sesungguhnya aku meninggalkan kepada kalian sesuatu, yang jika kalian memeganginya erat-erat, niscaya kalian tidak akan sesat selamanya. Yaitu: Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya. Wahai manusia! Dengarkanlah baik-baik spa yang kuucapkan kepada kalian, niscaya kalian bahagia untuk selamanya dalam hidupmu! Wahai manusia! Kalian hendaklah mengerti bahwa orang-orang beriman itu bersaudara. Karena itu, bagi tiap-tiap pribadi di antara kalian terlarang keras mengambil harta saudaranya, kecuali dengan izin hati yang ikhlas. Bukankah aku telah menyampaikan? Ya Allah saksikanlah!Janganlah kalian, setelah aku meninggal nanti, kembali kepada kekafiran, yang sebagian kalian mempermainkan senjata untuk menebas batang leher kawannya yang lain. Sebab, bukankah telah kutinggalkan untuk kalian pedoman yang benar, yang jika kalian mengambilnya sebagai pegangan dan lentera kehidupan kalian, tentu kalian tidak akan sesat, yakni Kitab Allah (AIQuran). Wahai umatku! Bukankah aku telah menyampaikan? Ya Allah, saksikanlah!Wahai manusia! Sesungguhnya Tuhan kalian itu satu, dan sesungguhnya kalian berasal dari satu bapak. Kalian semua dari Adam dan Adam terjadi dari tanah. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian semua di sisi Tuhan adalah orang yang paling bertakwa. Tidak sedikit pun ada kelebihan bangsa Arab dari yang bukan Arab, kecuali dengan takwa. Wahai umatku! Bukankah aku telah menyampaikan? Ya Allah, saksikanlah! Karena itu, siapa saja yang hadir di antara kalian di tempat ini berkewajiban untuk menyampaikan wasiat ini kepada mereka yang tidak hadir! Tak lama setelah Rasulullah Saw. menyampaikan khutbah tersebut, turunlah firman Allah, Pada hari ini telah Kusempurnakan bagi kalian agama kalian dan telah Kucukupkan kepada kalian nikmat-Ku dan Islam telah Kuridhai menjadi agama bagi kalian (QS AI-Ma'idah [5]: 3).Mendengar firman Allah tersebut, 'Umar bin Al-Khaththab pun meneteskan air mata. Melihat hal itu, dia pun ditanya, "'Umar! Mengapa engkau menangis? Bukankah engkau ini jarang sekali menangis?" "Karena aku tahu, selepas kesempurnaan hanya ada kekurangan," jawab Umar. Ia telah merasakan suasana perpisahan (wada') terakhir dengan Rasulullah SAW yang sangat dicintainya

Semoga selalu menjadi inspirasi.
Perbuat yang terbaik, Allah Ta'ala, Rasul, dan orang beriman akan menyaksikan.

Abu Qowwiim

Jumat, 18 Januari 2008

Asy Syuro 1429

Alhamdulillah .... sudah masuk tahun baru 1429 H
Mohon maaf dan nimbrung dalam masalah suro-nan ini, yang kadang memperingatinya kurang atau bahkan melanggar syariat.....

Menurut hemat kami, memang segala bentuk syirik dan kurofat harus kita berantas dan kita luruskan kembali, termasuk nantinya adalah lurusnya niat setiap insan yang malaksanakan suro-nan. Bisa jadi perkembangan suro-nan ini bermula dari mataram Islam (karena berdasar kalendr hijriyah) bisa jadi karena begitu lembutnya para wali penyebar Islam di tanah jawa ini (dan yang ada suro-nan hanya di jawa) dalam menyebarkan risalah Islam. Ini adalah bagian metode, bukan tujuan akhir proses dakwah... tetapi dengan pendasaran yang belum kokoh di seluruh rakyat (saya yakin di pemegang kendali mataram, dst, sudah kokoh - sebagai tokoh/ulama), makanya banyak para rakyat yang kemudian memaknai mengambil keberkahan dari sodaqoh istana. Kalau kemudian berlebihan sampai pada memuliakan kerbau (bahkan kotorannya) mungkin ini yang perlu kita luruskan.
Itu mungkin sekelumit menurut hemat kami apa yang terjadi dari masa-ke masa hingga saat ini. Dan inilah dakwah kita (dakwah = mengajak utnuk selalu lebih baik dari hari ke hari)
Untuk itu... saya mengajak kita semua utnuk meneladani bagaimana nabi, sahahabat dan ulama, tentang suro-nan.
Suro (Asy Syuro) bermakna sepuluh, artinya hari ke sepuluh. Allah telah menetapkan bulan-bulan (dengan nama-namanya) yang duabelas jauh sebelum Rasul Muhammad, sehingga kita juga tahu, Ayat pertama turun di bulan Romadlon. Ternyata pada tanggal sepuluh Muharrom ini banyak sekali kejadian atau pengalaman Nabi dan Rasul yang dikasihi Allah dan diangkat lebih tinggi derajatnya.... Nabi Ibrohim tidak mempan api, Nabi Musa terbebas dari kejaran Fir'aun , dll. Karenanya Rasulullah Muhammad SAW memerintahkan utnuk memaknai hari tersebut dengan mendalam dan sebagai rasa ke-syukuran yaitu dengan puasa sunnah tanggal 10 Muharoom (Ini baru Syuro...). Namun saat itupun ada sahabat yang menyampaikan. "Yaa Rasul bukankah ummat yahudi juga memuliakn hari tersebut dengan berpuasa karena Nabi Musa terbebas dari Firaun di laut Merah?". Rasulullah menjawab, "Benar, karenanya buatlah tidak sama dengan berpuasa juga sehari sebelumnya (Tasu'a = 9)". Ini yang kemduian menjadi kesunnahan bagi kita.
ARtinya... besok, Jumat 18 Jan 2008 adalah hari tasu'a dan 19 Jan 2008 adalah hari Asy Syuro. Mari kita berpuasa ittiba' Rasulullah...
Tambahan :
Bahwasannya bagaimana wujud rasa syukur karena sesuatu hal adalah yang terbaik dengan berpuasa dan bershodaqoh. Dari sinipun banyak orang tua yang kasih saran kalau kita ulang tahun kita berpuasa. Berpuasa bukanlah menyiksa diri, tapi jalinan kedekatan dengan Allah, sebagai rasa syukkur... ini dalam tingkatan ihsan. Artinya kita puasa Asy Syuro dalam rangka kesyukuran atas perjuangan para nabi terdahulu.
Menjelang berbuka mari kita mengingat kembali dan membaca bagaimana para RAsul-rasul dahulu menyerahkan dirinya pada Allah Ta'ala, pasrah, utnuk kemudian Allah Ridlo dan memudahkan jalan dakwahnya. Ada istighfar Nabi Adam, Nabi Musa, Nabi Sulaiman, sampai Sayyidul Istgfar dari Rasulullah Muhammad SAW. Mari kita baca kita renungi dan kita pasrah atas berbagai kemelut kehidupan ini pada Allah Ta'ala.
Penutup:
Dengan berbagai blow-up serta penekanan dan persiapan mengarah ke acara seperti ini saya yakin, ritual yang tidak pas dalam memaknai Tahun baru Hijriyah / Muharrom akan semakin terkikis dan terarah menuju yang lebih baik. Mungkin mengenai tanggal 1 Muharrom dan 12 Rabiul Awwal, saya yakin ini adalah upaya ulama terdahulu untuk selalu mengingatkan dan memotivasi ummat agar selalu meneladi hijrah serta perjalan Rasulullah.. Saya yakin tidak ada ulama yang awalnya menyelewngkan agama ini. Hanya saja... mari kita luruskan niat utnuk selalu lebih baik, dalam iman dan islam serta ilmu-amal kita. Semoga Allah Ta'ala Ridlo.
+++ Panjenengan bisa konsul di "pustakamawar.wordpress.com" +++
Wassalaam
Nurdin Wahyudi
Tulungagung - Jawa Timur

Semoga selalu menjadi inspirasi.
Perbuat yang terbaik, Allah Ta'ala, Rasul, dan orang beriman akan menyaksikan.

Abu Qowwiim