Rabu, 02 Juli 2008

Pelatihan IT untuk Orang Tua

Alhamdulillah... semoga Allah memberi keberkahan..

Begitu harapan dari tim IT, atas terselnggaranya pelatihan pada Hari Rabu hari ini pukul 08.00 - 11.00. Karena apa yang kita sharingnkan bersifat alat dan layanan, bukan langsung berupa pendampingan ke anak... semoga lain wkatu beliau-beliau ini memiliki kesempatan untuk cek e-mail dan berbagi problem (dan solving tentu) dengan kita semua.
Materi yang diberikan adalah search engine, e-mail, milist (Keluarga Al Azhaar) dan Blog (membuat, posting, dan comment). Semoga menjadi manfaat bagi semuanya...
Peserta hari ini adalah :
1. Ibu Erna Sugiarti, wali santri dari .... kelas ...
2. Bapak Syaifur Rojai, wali santri dari .... kelas ...
3. Bapak Abdul Madjid, wali santri dari ... kelas ....

Yah... namanya usaha, terpaksa deh... sambil nunggu stabilnya koneksi para wali santri ini kita ajak explorasi isi komputer lab... ada Encarta Kid dan Encarta Premium serta CD Pakde Nono, Semoga terdapat apresiasi yang positif dari acara ini.

Semoga langkah inisiatif dari Tim IT ini gayung bersambut dengan semangat warga Al Azhaar Tulungagung seluruhnya...


Semoga selalu menjadi inspirasi.
Perbuat yang terbaik, Allah Ta'ala, Rasul, dan orang beriman akan menyaksikan.

Abu Qowwiim

Kamis, 19 Juni 2008

Lepas Musyker >>> TAHUN PEDULI

Lepas Musyawarah Kerja....

Rasanya sekian perasaan setelah mengajak bersama seluruh pegawai dalam musyawarah kerja yang langsung dipimpin direktur (jarang-jarang lho.... beliau bisa full). Semoga tujuan baik untuk selalu menyatukan keluarga ini dalam kerangka dakwah dapat terwujud.
Maafkan segala khilaf, tidak enaknya kata, dzon-dzon yang tidak bertempat .... semuanya tertumpah ruah pada saat jabat tangan (dan pelukan .. akhirnya) mengakhiri acara full dua hari tersebut. Walaupun kahirnya harus dilanjut pada rapat-rapat berikutnya...

Lepas Musyawarah Kerja.....

Perlu penataan ulang diri ini yang dibutuhkan harus selalu semangat, masih banyak agend ayang harus dituntaskan sebelum masuk pembelajaran. MEnata file memory di kepala untuk kemudian melangkah yang lebih terncana, sistematis, dan efisien.

Lepas Musyawarah Kerja .....

Kepedulian untuk menjadikan diri lebih baik, menjadikan diri lebih memperhatikan orang lain, tafahum atas kinerja banyak orang, memotivasi tiap diri, karenanya Rapat Ahlu Syuro hari ini memutuskan ... Tahun Peduli....

Peduli kepada sesama
Peduli akan kinerja orang lain
Peduli utnuk saling memberi dukungan
Peduli mengikatkan diri pada Allah dengan labih baik...
Peduli .... untuk diri sendiri.... Semua karya ersebut akan kemabli menjadi nilai bagi individu...

Terus Berkarya di Tahun PEduli....

Semoga selalu menjadi inspirasi.
Perbuat yang terbaik, Allah Ta'ala, Rasul, dan orang beriman akan menyaksikan.

Abu Qowwiim

Rabu, 14 Mei 2008

Persiapan Tahun Ajaran Baru 2008/2009

Alhamdulillah, Segala puji hanya milik Allah Ta'ala.
Mohon maaf sekian lama tidak menyentuh "rumah" ini..
Dalam kesempatan ini, ternyata ada beberapa hal hasil diskusi di tingkat manajemen sekolah, bahwasannya persiapan Tahun Ajaran Baru di Al Azhaar Tulungagung sudah kita mulai sejak Pebruari 2008, dengan dimulainya Penerimaan Santri Baru, baik PADU, TK, SD atau SMP Islam Al Azhaar dan juga Ma'had Ibnu Mas'ud.
Dan sore ini, seprti biasanya Rabu, selalu digunakan untuk musyawaroh, yang salah satu hasilnya adalah kebutuhan tenaga pendidik di tahun 2008/2009. Agaknya guru sains (berlatar belakang sains) menonjol dibutuhkan; karena selama ini mereka lebih mampu dan siap untuk berubah dengan kondisi sekolah yang masih baru (berdiri 1993) ??? Rata-rata guru sains selama ini punya kemampuan lebih, terutama dibidang Agama (membaca Al Quran), sehingga lebih cocok dengan visi lembaga dan sekolah.

Beberapa kebutuhan sekolah untuk tenaga guru sudah mulai dipublish yaitu di Sentra Karir dan Iklan Baris, tertanggal 14 Mei 2008

Semoga pada Tahun Ajaran Baru nanti semuanya siap utnuk berkiprah lebih baik lagi...
Semoga selalu menjadi inspirasi.
Perbuat yang terbaik, Allah Ta'ala, Rasul, dan orang beriman akan menyaksikan.

Abu Qowwiim

Senin, 28 Januari 2008

Liburan Hari Pertama

Alhamdulillah....
Hari ini hari pertama liburan bersama keluarga kami di Daarus Sakinah 8-9 Rejoagung. Rasanya mulai pagi kami seperti tanpa agenda karena hampir seminggu ini, Haris, yang fotonya jadi ikon di blog ini sakit batuk. Alhamdulillah sekarang baikan. Pagi ini kami keluar rumah belanja, kemudian kulihat sepeda roda tiga "warisan" ban depannya rusak. Akhirnya niat agenda liburan ini betulkan sepeda tersebut.

Setelah sarapan dengan gorengan tempe, maka sepeda mulai kita preteli. Qowwim, si sulung kita libatkan untuk membantu ambilkan tang ataupun obeng. Wah... semangat nih.... Akhirnya semua berada di teras menyelesaikan sepeda roda tiga tersebut. Alhamdulillah jam sepuluh pagi ini selesai juga. Semua terlibat, termasuk si kecil Abid, yang menggoda, menarik narik kabel atau rebutan tang.

Saat betulkan sepeda, Pak Azis, tetangga sebelah memberikan bibit pohon salam. "Penghijauan Pak Nurdin" begitu kata beliau. Ditimpali ibunya Qowwiim, "Cocok Pak. Malah rencana kalo kompak kita tanami pohon besar-besar keliling kompleks. Didepan ada pohon klengkeng setinggi satu meter. Kalau ada sirsat wah senang sekali....". "Yaa nanti khan ada biji dari buah sirsat di rumah Pak Azis..." aku melanjutkan. Udah deh... bibit ditarus bawah bunga-bunga.... nyelesaiakn sepeda dulu.

Selesai dengan sepeda, sekarang bersih-bersih sampah dapur selama dua pekan yang tidak sempat membuangnya. Kita pinjam becak yang biasa dipakai angkut sampah Pak Mukri (tetangga belakang rumah) yang CS di sekolah. Seperempat jam kita selesai angkut ke becak. Terus buang sampah dengan dibonceng-i oleh si Qowwim dan Harits. Abid udah bobok bersama ibunya. Biasanya kami buang sampah dengan karung atau kresek besar sisa-sisa kemudian diangkut sepeda motor. Kami tidak menyediakan lubang sampah di tanah, dan juga belum ada petugas keliling, sehingga harus membuang sampah secara berkala dengan cara langsung buang ke TPS Wisma Indah.

Selesai buang sampah, si Qowiim sudah menagih untuk menanam bibit salam setinggi sepuluh-an centimeter tersebut.... Ayo.... dua batang-dua batang ya... masukkan ke lubang yang sudah ayah siapkan, begitu aku kelola aktifitas mereka... si Qowwim dan Haris. Ayo... sekarang disiram.... Wah... mereka sangat senang dengan aktifitas ini. Nah... ditengah-tengah acara ini Bu Azis datang membawa sebungkus kresek... Allahu Akbar, ternyata berisi buah sirsat masak. Sudah masak dua koq pak, ini yang satu... Wah. Dalam hati saya bilang, ini gara-gara ibunya Qowiim nih bilang pengin sirsat segala... tapi Alahamdulillah.

Lalu datang penjual getuk, lopis, jagung... anak-anak menyantap deh jajanan begini. Kami emmang lebih suka memilihkan makanan seperti ini dibanding sejeinis chiki-chiki-an. Lebih sehat menurut kami, rekemonded untuk jajanan modern ya... paling BISKUAT. Selebihnya harus kontrol ketat, walaupun mereka merengek di toko.

Wah... hari ini begitu semangat... jam 12.00-an ini anak-anak istirahat, termasuk ayahnya.... agak jadi ngantuk nih... gak biasa ngayuh becak sih..... Eh iya... tulisan ini ternyata di baca Qowwim (sekarna gTK Besar) selama aku menuliskannya...

Jumat, 18 Januari 2008

Asy Syuro 1429

Alhamdulillah .... sudah masuk tahun baru 1429 H
Mohon maaf dan nimbrung dalam masalah suro-nan ini, yang kadang memperingatinya kurang atau bahkan melanggar syariat.....

Menurut hemat kami, memang segala bentuk syirik dan kurofat harus kita berantas dan kita luruskan kembali, termasuk nantinya adalah lurusnya niat setiap insan yang malaksanakan suro-nan. Bisa jadi perkembangan suro-nan ini bermula dari mataram Islam (karena berdasar kalendr hijriyah) bisa jadi karena begitu lembutnya para wali penyebar Islam di tanah jawa ini (dan yang ada suro-nan hanya di jawa) dalam menyebarkan risalah Islam. Ini adalah bagian metode, bukan tujuan akhir proses dakwah... tetapi dengan pendasaran yang belum kokoh di seluruh rakyat (saya yakin di pemegang kendali mataram, dst, sudah kokoh - sebagai tokoh/ulama), makanya banyak para rakyat yang kemudian memaknai mengambil keberkahan dari sodaqoh istana. Kalau kemudian berlebihan sampai pada memuliakan kerbau (bahkan kotorannya) mungkin ini yang perlu kita luruskan.
Itu mungkin sekelumit menurut hemat kami apa yang terjadi dari masa-ke masa hingga saat ini. Dan inilah dakwah kita (dakwah = mengajak utnuk selalu lebih baik dari hari ke hari)
Untuk itu... saya mengajak kita semua utnuk meneladani bagaimana nabi, sahahabat dan ulama, tentang suro-nan.
Suro (Asy Syuro) bermakna sepuluh, artinya hari ke sepuluh. Allah telah menetapkan bulan-bulan (dengan nama-namanya) yang duabelas jauh sebelum Rasul Muhammad, sehingga kita juga tahu, Ayat pertama turun di bulan Romadlon. Ternyata pada tanggal sepuluh Muharrom ini banyak sekali kejadian atau pengalaman Nabi dan Rasul yang dikasihi Allah dan diangkat lebih tinggi derajatnya.... Nabi Ibrohim tidak mempan api, Nabi Musa terbebas dari kejaran Fir'aun , dll. Karenanya Rasulullah Muhammad SAW memerintahkan utnuk memaknai hari tersebut dengan mendalam dan sebagai rasa ke-syukuran yaitu dengan puasa sunnah tanggal 10 Muharoom (Ini baru Syuro...). Namun saat itupun ada sahabat yang menyampaikan. "Yaa Rasul bukankah ummat yahudi juga memuliakn hari tersebut dengan berpuasa karena Nabi Musa terbebas dari Firaun di laut Merah?". Rasulullah menjawab, "Benar, karenanya buatlah tidak sama dengan berpuasa juga sehari sebelumnya (Tasu'a = 9)". Ini yang kemduian menjadi kesunnahan bagi kita.
ARtinya... besok, Jumat 18 Jan 2008 adalah hari tasu'a dan 19 Jan 2008 adalah hari Asy Syuro. Mari kita berpuasa ittiba' Rasulullah...
Tambahan :
Bahwasannya bagaimana wujud rasa syukur karena sesuatu hal adalah yang terbaik dengan berpuasa dan bershodaqoh. Dari sinipun banyak orang tua yang kasih saran kalau kita ulang tahun kita berpuasa. Berpuasa bukanlah menyiksa diri, tapi jalinan kedekatan dengan Allah, sebagai rasa syukkur... ini dalam tingkatan ihsan. Artinya kita puasa Asy Syuro dalam rangka kesyukuran atas perjuangan para nabi terdahulu.
Menjelang berbuka mari kita mengingat kembali dan membaca bagaimana para RAsul-rasul dahulu menyerahkan dirinya pada Allah Ta'ala, pasrah, utnuk kemudian Allah Ridlo dan memudahkan jalan dakwahnya. Ada istighfar Nabi Adam, Nabi Musa, Nabi Sulaiman, sampai Sayyidul Istgfar dari Rasulullah Muhammad SAW. Mari kita baca kita renungi dan kita pasrah atas berbagai kemelut kehidupan ini pada Allah Ta'ala.
Penutup:
Dengan berbagai blow-up serta penekanan dan persiapan mengarah ke acara seperti ini saya yakin, ritual yang tidak pas dalam memaknai Tahun baru Hijriyah / Muharrom akan semakin terkikis dan terarah menuju yang lebih baik. Mungkin mengenai tanggal 1 Muharrom dan 12 Rabiul Awwal, saya yakin ini adalah upaya ulama terdahulu untuk selalu mengingatkan dan memotivasi ummat agar selalu meneladi hijrah serta perjalan Rasulullah.. Saya yakin tidak ada ulama yang awalnya menyelewngkan agama ini. Hanya saja... mari kita luruskan niat utnuk selalu lebih baik, dalam iman dan islam serta ilmu-amal kita. Semoga Allah Ta'ala Ridlo.
+++ Panjenengan bisa konsul di "pustakamawar.wordpress.com" +++
Wassalaam
Nurdin Wahyudi
Tulungagung - Jawa Timur

Semoga selalu menjadi inspirasi.
Perbuat yang terbaik, Allah Ta'ala, Rasul, dan orang beriman akan menyaksikan.

Abu Qowwiim

Kamis, 03 Januari 2008

Semangat Tahun Baru

Ada satu yg menggelitik dan menurut hemat kami dapat memberi semangat kepada kita semua, Perancis (saja) secara nasional menerapkan bebas merokok (larangan merokok) di Cafe, Bar, dan Restaurant per 1 Januari....
Maka bagaimana kita? Saya pikir moment Tahun baru Masehi dan Hijriah ini adalah kesempatan kita untuk menjadi satu keluarga yang lebih dekat dan saling memahami kondisi, dan menurut hemat kami, inilah kesempatan kita untuk saling terbuka..... Semoga permulaan tahun ini segala keterbukaan kita dapat difahami sebagai upaya memperbaiki keluarga Indonesia kita. Sekian banyak masalah yang sementara ini mungkin "hidden" harus segara kita buka untuk mencari solusi bersama, bukan atas kewenangan dan tanggungjawab siapa penyebab masalah tersebut.

Be thinking to better life....

Semoga selalu menjadi inspirasi.
Perbuat yang terbaik, Allah Ta'ala, Rasul, dan orang beriman akan menyaksikan.

Abu Qowwiim

Senin, 10 Desember 2007

Penelitian Tindakan Kelas

Penelitian tindakan kelas mungkin saya artikan bebas sebagai upaya memperbaiki pembelajaran (dan pendidikan) yang berproses di sebuah kelas (baik di lingkungan kelas ataupun di lingkungan luarnya) agar menjadi efekftif (berhasil guna).
Awal Desember pada tahun ini mungkin perlu penyiapan bagi setiap sekolah dan jenjang pendidikan apapun, untuk menyiapkan evaluasi semester dan persiapan pada semester kedua, dan tentunya jauh ke depan adalah untuk persiapan tahun ajaran yang akan datang. Kegiatan pembelajran yang telah berjalan hampir selama satu semester dengan selingan fakultatif yang cukup panjang mungkin perlu dilakukan evaluasi menyeleuruh, baik kegiatan guru, beban guru, cara / metode pengajaran dan terlebih adalah perkembangan siswa; baik perkembangan akademis yang muncul pada formatif maupun perkembangan kebiasaan siswa (akhlaq, perilaku, kebiasaan di rumah) dan inilah tujuan utama pendidikan, menjadikan peserta didik selalu berubah ke arah yang lebih baik... Akhlaq dan perilaku, ibadahnya, kemandirian dan lainnya, tentunya sesuai dengan perkembangan usia atau jenjang pendidikan.
Usaha untuk mengevaluasi keseluruhan aspek inilah yang disebut dengan Penelitian Tindakan Kelas yang sebaiknya dikelola oleh Guru. Artinya setiap guru melaukkan usaha ini.
Metode penelitian tidnakan kelas ini dapat di ambil di Open Content TRi Cahya, tentang materi PTK. Mungkin awal tulisan ini sebenarnya adalah ingin meng-kritisi sikap para guru (termasuk saya kali ya...) yang merasa dengan sekian jam berada di sekolah sudah cukup sebgai pengabdian guru. PAdahal menilik Uswah, tauladan kita smeua, RAsulullah; pendidikan itu berlangsung bukan karena ada gendung, bukan akarena ada sekolahan , bukan karena jam kerja atau yang lainnya, tetapi pedndiikan itu adalah upaya tersistemastis untuk merubah kondisi dari kurang baik menjdai baik, dari kurang bisa menjadi trampil, dari kurang ber etika menjadi akhlaq karimnah dan santun; semuanya menuju kepada nilai luhur dan mulia yang telah diagariskan oelh Allah Ta'ala. Nah, pada saat seperti itu kalau para guru merasa karena jam kerjanyya sehingga mereka \merasa cukup, padahal banyak tantangan terutama pada perubahan perilaku anak didiknya yang belum berubah akankah kegiatan belajar menjadi berhenti....
Ayo... kita lakukan perubahan dan perbaikan metode pendidikan yang kita berikan kepada siswa kita.... Allahumma yahdi qoumiy, Inna qoumiy laa ya'lamun.